Liputan Semarang Birdrace Competition 2009
Semarang Birdrace Competition merupakan kegiatan Lomba Pengamatan Burung yang diadakan mahsiswa/i Biologi Universitas Negeri Semarang (UNNES). Kali ini perhelatan tersebut diadakan di desa Limbangan. Desa Limbangan merupakan salah satu desa binaan Biologi UNNES dalam transformasi menjadi desa wisata konservasi alam.
Semarang Bird Community sebagai komunitas konservasi burung yang ada Semarang diberi kepercayaan untuk menjadi juri dan sebagai Panitia Pendukung kegiatan tersebut.
Tajuk yang diambil sebagai semangat kegiatan ini adalah “Pengembangan Desa Wisata Pendidikan Konservasi melalui Kegiaan Birdwatching”. Sasaran dari kegiatan ini adalah memperkenalkan kegiatan pengamatan burung sebagai bagian penanaman budaya konservasi burung pada kaum muda setingkat sekolah menengah atas, khususnya siswa-siswa SMU sekitar desa Limbangan. Selain itu juga sebagai kegiatan sadar lingkungan bagi masyarakat desa Limbangan itu sendiri.
Desa Limbangan, tepatnya dukuh Banuwindu, Kendal memiliki potensi yang begitu besar sebagai desa wisata pendidikan konservasi, karena di desa tersebut masih memiliki keanekaragaman jenis burung yang sangat tinggi. Setidaknya tercatat 82 jenis burung, dengan beberapa diantaranya memiliki catatan konservasi penting. Selain itu juga desa tersebut digunakan sebagai jalur perlintasan migrasi raptor yang bermigrasi dari belahan bumi utara.
Kegiatan ini turut diramaikan oleh SMU 1 Limbangan, SMU Don Bosco, SMU Masehi, SMU Tulung Agung. Untuk Kategori mahasiswa diikuti oeh beberapa organisasi intra kampus, seperti Haliaster UNDIP, KSSL UGM, Bionic UNY, Nycticorax UNJ, KPPB Prenjak IPB, Universitas Negeri Malang dan Institut Teknologi Surabaya.
Penilaian lomba tersebut dilakukan dalam beberapa sesi. Sesi pertama, penilaian dalam kemampuan pengamatan burung dengan jumlah list burung sebagai paramater penilaiannya. Sesi kedua, penilaian dalam kemampuan bercerita tentang burung dan konservasi burung.
Tim yang keluar sebagai juara dalam kegiatan tersebut adalah SMU Tulung Agung sebagai Juara I, SMP sebagai Juara 2, dan SMU Don Bosco sebagai Juara III. Untuk kategori mahasiswa Bionic UNY sebagai Juara I, Nycticorax sebagai Juara II dan KSSL UGM sebagai juara III.
Usai berkompetisi para peserta disuguhi dengan pemandangan kota lama kota Semarang. Suasana yang semula kental dengan aroma kompetisi menjadi cair dengan keceriaan dan menjadi suasaa persahabatan yang sangat hangat. Bertempat di Taman Srigunting (depan Gereja Blenduk) masing-masing peserta menyampaikan pesan dan kesannya selama mengikuti kegiatan, ada beberapa organisasi yang menawarkan kegiatan yang akan dilangsungkan di tempatnya.
Kegiatan diakhiri dengan sesi foto-foto sebagai kenang-kenangan. Semoga kita bisa berjumpa lagi di lain kesempatan dalam kegiatan pengamatan burung atau konservasi burung lainnya.
Salam Lestari..
Filed under Kegiatan |3 Responses to “Liputan Semarang Birdrace Competition 2009”
Leave a Reply




sedyaaaapppp… sayang gak bisa ikutan (pancen dasare kere gak duwe duit ae hahahaa…)
keep great work bro…
Mas, mau tanya dunk bagaimana peraturan dalam birdrace atau info@ dalam mengadakan birdrace,karena saya peminat burung, nah untuk mengenalkan pengamatan burung ke masyarakat, kami mencoba mengadakan birdrace.terimakasih atas infonya,,
suksesss… kapan ada lagi ya?