in bird we trust….
Seperti yang kita ketahui selama ini burung merupakan kelompok makhluk hidup yang berperan sebagai sumber protein, penyebar biji, penyerbuk tanaman serta sebagai pengendali hama. Dan hal tersebut telah dijelaskan secara logis dalam pelajaran Biologi di setiap jenjang sekolah. Namun kini, ada suatu penelitian yang menunjukkan bahwa kelompok makhluk hidup tersebut memiliki kemampuan sebagai indikator gejala alam, indikator kerusakan suatu lingkungan, dan sebagai alat/sistem peringatan dini terjadinya gejala alam.
Sebenarnya, kemampuan burung tersebut telah dipercayai sejak dulu kala. Orang Jawa dulu, sangat mempercayai bahwa suara burung Gagak menandakan akan ada orang yang akan meninggal, suara burung Cinenen (Jawa : Prenjak) menandakan akan hadirnya seorang tamu, dan suara kicauan burung Srigunting menunjukkan akan datangnya masa tanam padi. Namun, kemampuan di atas belum mampu diterjemahkan secara logika sehingga banyak yang meninggalkan/tidak percaya atas kemampuan burung tersebut.
Peneliti yang optimistik berprinsip bahwa tidak bisa diterjemahkan secara logis bukan berarti tidak benar. Mereka berusaha membuat catatan dari setiap kejadian yang terkait dengan burung dan gejala alam. Dalam beberapa catatan tersebut ada kecenderungan semakin tersingkapnya kemampuan burung dalam menandai gejala alam terutama melalui perilakunya.
Setelah tsunami yang menghancurkan Aceh terjadi banyak catatan-cataatan yang mencengangkan terkait dengan kemampuan makhluk bersayap tersebut. Ada beberapa catatan yang dapat dikutip dari Kompas (dalam Majalah Kabar Burung edisi II 2005) menuliskan bahwa sesaat sebelum Aceh diluluh-lantakkan oleh tsunami Vera Marita seorang mahasiswi Universitas Syah Kuala Banda Aceh dapat selamat karena menuruti saran tetangganya untuk melarikan diri ke arah yang sama dengan ratusan burung camar laut yang terbang menjauhi laut.
Selain itu di India, sesaat sebelum tsunami terjadi, burung-burung Flamingo yang sedang bertelur di taman Margasatwa Point Calimere menunjukkan keanehan dan tiba-tiba kawanan burung tersebut terbang menuju ke tempat yang lebih tinggi.
Dua catatan yang menarik. Burung mampu menunjukkan kemampuannya sebagai early warning system (sistem peringatan dini) akan hadirnya bencana alam. Sesuatu yang sebenarnya sangat kita harapkan dari sebuah kemajuan tekhnologi.
Mungkin di zaman se-modern ini sangat tabu bagi sebagian kalangan manusia mempercayai kemampuan makhluk lain. Namun sebelum ada tekhnologi terpercaya yang mampu menjawab hal tersebut tidak ada salahnya kita percaya pada burung. …In bird we trust
(Tomang dalam “…in bird we trust” August, 25th 2008)
Filed under Umum |Leave a Reply
Name (wajib)
Email (wajib)
Situs web
Speak your mind



