Penggaron Birding Trip
Penggaron, 27 Januari 2009
Sebulan sebelumnya kami mendapatkan kabar dari salah seorang rekan sesama pengamat burung asal Yogyakarta. Namanya Mas Wawan dari KIBC Yogyakarta. Beliau mendaulat kami untuk mendampingi beberapa wisatawan yang ingin melakukan birdtour di Semarang. Tiga wisatawan tersebut adalah Mr Ian Frasen asal Australia, Mr. Nakamura dan Mrs. Tatsumoko yang keduanya berasal dari Jepang.
Mr. Ian Frasen kebetulan ada seminar di Semarang dan mengajak rekan Mrs. Tatsumoko dan seorang rekan Mrs. Tatsumoko yaitu Mr. Nakamura untuk birdwatching. Kami diminta menentukan lokasi yang paling bagus untuk melakukan pengamatan. Continue reading »
Filed under Aktivitas | Comments (3)AWC dan SBW di Sayung, Demak
Sayung, Demak 17 Januari 2009.
(Semarang Bird Walk 2009 & AWC di Sayung Demak)
Pesisir Pantai Utara Semarang memiliki karakteristik bergelombang rendah dan berpasir lumpur sehingga memiliki potensi pakan bagi burung-burung air dan burung pantai. Demikian juga dengan daerah Sayung, Demak. Daerah ini merupakan daerah singgah bagi burung pantai migran dan juga merupakan “feeding ground” (sumber makanan) bagi burung-burung penetap yang ada di pesisir pantai utara.
Tanggal 17 Januari yang lalu, Semarang Bird Community (SBC) melakukan pengamatan di daerah tersebut. Bersama dengan rekan Pecinta Alam Matrapala dan Mapateksi UNDIP, kami melakukan pemantauan di daerah Sayung, Demak.
Lokasi pengamatan secara administratif termasuk dalam Dusun Tambaksari, Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Secara geografis lokasi penelitian berada pada posisi 6º55’44” LS dan 110º29’42” BT.
(Foto Udara Lokasi Pengamatan Sayung, Demak) Continue reading »
Filed under Aktivitas | Comment (1)Birdwatching at Jerakah Wetland
Jerakah, Kamis 18 Desember 2008
Datang tepat waktu, berangkat-pun tepat waktu. Pengamatan hari ini diawali dengan “hawa” yang cukup menyenangkan, karena tak seperti biasa, hari ini kami bisa berangkat tepat waktu. Jam 07.00 WIB, kami segera menuju lokasi pengamatan yang sudah direncanakan. Stasiun Jerakah, Tugu, Semarang menjadi titik awal pengamatan kami. Di sekitar daerah ini terdapat beberapa tambak, lahan persawahan, serta lahan bekas tambak yang sekarang ditumbuhi banyak rumput liar. Lokasi ini merupakan habitat beberapa jenis burung liar. Awal pengamatan, di kabel listrik beberapa burung Gereja erasia (Passer montanus) bertengger dan terbang di sekitar tempat itu. Kelompok burung Estrildidae, yaitu Bondol peking (Lonchura punctulata), Bondol jawa (L leucogastroides), serta Bondol haji (L. maja) cukup banyak terdapat di sana. Continue reading »
Filed under Aktivitas | Comment (1)Birdwatching bersama KESEMAT
Teluk Awur, Minggu, 30 November 2008
(mengamati burung di hutan mangrove Jepara)
Akhir bulan November kemarin teman-teman SBC berkunjung ke hutan mangrove Teluk Awur garapan dari teman-teman KESEMAT, Kelautan UNDIP. Beberapa hari sebelumnya SBC dapat berita bahwa hutan mangrove tersebut dihuni oleh beberapa jenis burung. Mereka menyebutnya dengan BBM (Burung-Burung Mangrove).
Hari Minggu kami mendapat undangan ke hutan Mangrove tersebut. Berangkat dari rumah untuk kumpul di basecamp KESEMAT daerah Ngesrep Barat jam 6.30. Sampai di Base camp kami, disambut oleh tuan rumah. Mas Nanto menyambut kami dengan hangat, sehangat teh yang disodorkan kepada kami.
Sambil menunggu teman-teman Mangrover KESEMAT bersiap-siap kami melakukan Pengamatan Burung di sekitar basecamp. Kebetulan disebelah basecamp ada sebidang tanah dengan banyak semak. Ada beberapa burung yang tertangkap binokular saat itu. Cinenen Pisang, Prenjak Coklat, Tekukur Biasa, Walet Sapi. Cekakak Jawa melintas dengan suara khasnya. Beberapa gerombol kuntul kecil terbang dengan anggun membentuk formasi huruf V diangkasa.
Pagi yang cerah…
in bird we trust….
Seperti yang kita ketahui selama ini burung merupakan kelompok makhluk hidup yang berperan sebagai sumber protein, penyebar biji, penyerbuk tanaman serta sebagai pengendali hama. Dan hal tersebut telah dijelaskan secara logis dalam pelajaran Biologi di setiap jenjang sekolah. Namun kini, ada suatu penelitian yang menunjukkan bahwa kelompok makhluk hidup tersebut memiliki kemampuan sebagai indikator gejala alam, indikator kerusakan suatu lingkungan, dan sebagai alat/sistem peringatan dini terjadinya gejala alam. Continue reading »
Filed under Umum | Comments (4)




